Jumat, 06 Maret 2015

Bahaya Langsung Tidur Setelah Makan

pugi herbal | 23.50 |
Bahaya Langsung Tidur Setelah Makan - Buat Anda yang biasanya tidur setelah habis makan, sebaiknya jangan lakukan itu lagi, ubah kebiasaan buruk ini mulai dari sekarang. Karena ternyata tidur setelah habis makan bisa membahayakan tubuh Anda sendiri. Rasa kantuk yang datang setelah makan sebenarnya kondisi yang wajar. Kantuk datang disebabkan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh dari makanan yang kita konsumsi. Semakin banyak makanan yang kita konsumsi maka semakin banyak pula darah yang mengalir kesaluran pencernaan kita. Hal ini juga menyebabkan pasokan oksigen untuk otak dan organ-organ lain berkurang sehingga kita menjadi lemas dan mengantuk.
Anggap saja kita pada siang hari mengonsumsi nasi. Nasi mengandung glukosa yang dapat menghambat kerja sel-sel neuron. Akibatnya kita jadi cenderung bermalas-malasan, mengantuk, dan ingin tidur. Meski tidur sangat baik untuk kesehatan, namun bila kita tidur setelah makan ternyata ini akan sangat berbahaya untuk kesehatan. Karena itu disarankan sebaiknya makan 3 jam sebelum tidur.

Berikut ini adalah bahaya apabila langsung tidur setelah makan:

Tenggorokan Terbakar


Bahaya pertama apabila kita tidur setelah makan adalah tenggorokan rasa terbakar. Ini dipicu oleh reflux asam, dimana tidak menutupnya katup antar perut dan kerongkongan, hal ini memmungkinkan asam lambung untuk menjalar ke tenggorokan dan menyebabkan sensai tenggorokan terbakar. Gejala ini merupakan gangguan dimana asam di lambung terdorong ke kerongkongan karena katup yang memisahkan perut dan kerongkongan tidak berfungsi dengan baik.

Reflux asam juga biasa terjadi pada orang yang menderita obesitas. Hal itu karena pada orang gemuk perut kelebihan beban sehingga ada tekanan pada perut yang membuat katup otot diantara kerongkongan dan perut terbuka. Pada orang normal katup ini akan otomatis tertutup mencegah naiknya asam dari lambung ke kerongkongan. Reflux asam tidak terkontrol dapat menyebabkan esopagitis atau peradangan esopagus, luka di perut Anda di perut dan kerongkongan yang mungkin mulai pendarahan.

Rasa Panas Di Dada


Bahay ke dua adalah rasa panas di dada. Pada awalnya berbaring setelah makan mungkin akan membuat Anda merasa baik, namun sementara tubuh kita beristirahat, sistem pencernaan akan bekerja keras. Hal tersebut bisa meningkatkan kadar asam lambung dan memicu sakit maag. Terkadang bisa juga menimbulkan rasa panas pada perut, dada dan tenggorokan. Normalnya isi lambung atau maag akan kosong kembali sekitar 2 jam setelah kita makan, tapi kalau posisi tubuh kita berada pada posisi berbaring, maka proses pengosongan lambung atau maag akan terhambat atau terlambat. Hal ini akan mengakibatkan timbulnya  gangguan pencernaan seperti mencret atau sembelit tergantung bahan makanan yang kita makan. Jadi sebaiknya jangan segera berbaring setelah makan, tunggu setidaknya hingga 1 jam hingga agar sebagian besar makanan sudah ke kambung menuju usus.

Berat Badan Naik


Bahaya berikutnya apabila tidur setelah makan adalah berat badan menjadi naik. Itu terutama terjadi bila Anda terbiasa makan larut malam sebelum tidur. Selama tidur sistem pencernaan akan melambat, untuk alasan ini makan larut malam tidak dianjurkan karena enzim dan asam lambung yang berfungsi untuk mengubah makanan menjadi energi, tidak aktif sehingga bisa menumpuk kalori dalam tubuh. Padahal untuk menurunkan berat badan tubuh kita harus membakar kalori lebih banyak dari kalori yang kita konsumsi. Penimbunan makanan yang terbanyak ketika kita tidur setelah makan terutama terjadi di bagian perut sehingga perut menjadi buncit.

Untuk mengatasi rasa kantuk setelah makan sebaiknya jangan makan hingga terlalu kenyang. Perbanyaklah jumlah asupan protein dan kurangi jumlah asupan karbohidrat. Kurangi makanan bertepung dan mengandung gula seperti roti, mavin, pasta dan cake. Pilihlah sumber protein dengan lemak rendah seperti tahu, tempe, kacang-kacangan, ikan, dan daging ayam tanpa kulit dan lain-lain.

Serangan Stroke


Bahaya bila tidur setelah makan selanjutnya adalah serangan struk. Mungkin ini adalah resiko paling berbahaya tidur setelah makan. Hasil sebuah penelitian yang dilakukan oleh University Of Ioannina Yunani menemukan bahwa prilaku segera tidur setelah makan dapat meningkatkan resiko kita mengalami serangan struk.

Penelitian yang melibatkan 500 responden orang sehat menemukan bahwa orang yang memiliki jeda palin lama antara makan dan tidur mempunyai resiko terendah untuk struk. Ada 2 teori yang bisa menjelaskan hasil penelitian ini. Pertama struk bisa terjadi disebabkan oleh kerasnya kerja sistem pencernaan kita yang berdampak pada meningkatnya tekana darah, kadar gula darah, dan kolesterol yang nantinya bisa memicu terjadinya struk. Teori ke dua mengemukakan reflux asam yang terjadi bila kita segera tidur setelah makan mungkin meningkatkan terjadinya nafas terhenti selama tidur yang bisa menyebabkan serangan struk.

Sariawan


Dan bahaya terakhir bila tidur setelah makan adalah sariawan. Hal itu terjadi karena bila kita tidur setelah makan maka menyebabkan pencernaan kacau berakibat juga panas dalam yang akhirnya membuat penyakit sariawan. Jadi, orang yang terkena sariawan bukan semata-mata akibat kekurangan vitamin C tetapi juga karena makan yang tidak teratur dan kebiasaan buruk tidur setelah makan.

Panas dalam adalah suatu keadaan dimana tubuh manusia mengalami panas yang berlebihan terutama di sistem pencernaan. Panas dalam bisa disebabkan oleh tidak seimbangnya makanan yang bersifat panas dan dingin.

Bagaimana, cukup berbahaya bukan Bahaya Langsung Tidur Setelah Makan? Karena itulah mulai dari sekarang jangan membiasakan tidur lagi setelah makan. Jika masih ada waktu setelah makan, akan lebih baik Anda gunakan untuk menonton tv atau baca koran. Semoga artikel diatas bermanfaat untuk Anda.

3 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Search

Diberdayakan oleh Blogger.
DMCA.com Protection Status W3 Directory - the World Wide Web Directory Visit pugi herbal at Ping.sg